Daftar harga barang
Barang lama
· Kemeja co = 75. 000
· Kaos co 2 @65, 000,- = 130. 000
· Kaos ce 3 @67, 000,- = 201. 000
· Kemeja ce 3 @75, 000,- = 225. 000
· Jumlah = 631. 000(9 barang)
Barang baru
· Tas gendong 2@ 95. 000 = 190. 000,-
· Tas ce 75. 000 = 75. 000,-
· Celana pendek 2@ 105. 000 = 210. 000,-
· Kaos ce 3 @ 80.000 = 240. 000,-
· Kaos co 2@ 80. 000 = 160. 000,-
· Polo 2 @ 85. 000 = 170. 000,-
· Kemeja co 3 @ 100. 000 = 300. 000,-
· Kemeja ce 5 @ 110. 00 = 550. 000,-
· Sweater 110. 000 = 110. 000,-
· Jumlah =2. 005. 000,-(21 barang)
oh ya barang yang kamu bawa kan 31 yang 1 itu kaos kalau gak salah harganya 70rb.
terima kasih je. tulung!adolke ki jeh tak kondo kambi bose meneh nek meowo harage iso mudun. mugo22 laris.
Tuesday, 6 April 2010
puisi
MUNAJAT KAUM BINATANG
(Liputan Eksklusif Dari Pertemuan Rahasia Masyarakat Binatang Peduli Alam)
Syahdan
Di suatu malam yang senyap
Ketika melihat rahmat turun menawaekan ampunan
Dan sekalian manusia lelap,
Para binatang dari berbagai etnis dan golongan
Yang masih tersisa si muka bumi ini-
Dari golongan binatang buas, binatang air, unggas
Ternak, serangga, dan segenap binatang melata –
Diam-diam berkumpul dipadang gersang terbuka
Yang dahulu merupakan rimba belantara
Tempat tinggal mereka
Untuk membicarakan nasib mereka
Kaitannya dengan kelakuan dan perlakuan manusia
Yang kedzalimannya semakin meraja rela
Dalam pertemuan akabar masyarakat binatang itu
Semua kelompok menyampaikan keluhan yang sama.
Domba, kambing, buaya, tikus, ular, anjing dan kecoak misalnya
Menyatakan bahwa selain dilalimi
Selama ini nama mereka
Telah dinodai dan digunakan oleh manusia
Dengan semena-mena.
Setelah semua menyampaikan keluhan
Tentang nasib mereka yang semakin sengsara akibat ulah manusia
Dan mengakui disepakati saat ini juga
Mengadukan ihwal mereka kepada tuhan yang Mahakuasa.
Demikianlah;
Onta yang mereka tunjuk memimpin doa
Dengan khusyu’ mulai memanjatkan munjatnya
Dan sekalian binatang mengamininya.
“ya Allah ya Tuhan kami;
Ampunilah kami.
Malam ini kami masih tersisa dan mahluk binatang
Berkumpul menyampaikan
Keluha kami kepadamu-kepada siapa lagi kami mengeluh
Kalau bukan kepadamu-
Dan ampuniolah kami bila kami tergesa-gesa
Menyampaikan munjat kami ini.
Sebelum kaum manusia yang engkau angkat menjadi KhalifahMu
Memergoki dan menghabisi kami, perkenankanlah
Kami menyampaikan jeritan kami.
Iustighosah kami.
Ya Allah Ya tuhan mahamengetahui
Karena engkau, selama ini kami siap mengabdi
Dan rela berkorban untuk manusia.
Tapi manusia atas nama Kholifah dengan sewenang-wenang
Melalimi kami.
Mereka jarah tempat tinggal kami
Atau memorak-porandakannya
Mereka rampok makanan kami
Atau menghancurkannya
Mereka rebut peran kami
Atau menghentikannya
Mereka saingi naluri kami
Mereka santap keturunan kami
Atau memusnahkannya
Mereka rampas kehidupan kami
Sebelum sempat kami nikmati
Engkau beri mereka kekuasaan atas dunia
Namun mereka membiarkan diri mereka dikuasai dunia.
Maka semakin hari
Kelaliman dan keisengan mereka semakin menjadi-jadi
Puji syukur bagiMu Ya Tuhan
Engkau telah menghajar mereka
Melalui tangan-tangan mereka sendiri
Mereka kini panik diantara mereka bahkan menjadi kalap
Dengan bangga mereka saling terkam dan saling basmi
Mencabik-cabik kemanusiaan mereka sendiri
Dan kamipun semakin tidak bisa mengenali mereka
Karena Mereka sudah sama dengan kami
Bahkan dalam banyak hal mereka melebihi kami sendiri
Ya Allah Ya tuhan yang maha adil
Kami akui kadang-kadang kami saling terkam dan memangsa
Namun engkau tahu karena kami terpaksa.
Bukan karena kerakusan atau kebencian
Dianatara kami memang ada yang kejam,
Tetapi kami tidak membakar, menyiksa,
Dan sengaja memusnahkan
Karena kami tahu itu hakMU semata.
Mereka bahkan dengan bernai mebawa-bawa namaMu.
Untuk menghancurkan nilai-nilai ajaranMu yang mulia
Atas namaMU meretas tali persaudaraan
Yang engkau suruh jalin
Atas namaMu mereka mengorbankan kebencian
Yang Engkau benci.
Ya Allah Ya tuhan kami yang maha bijaksana
Kini dikalangan manusia ada yang berdoa
Dan melakukan istighosah
Karena mersa resah
Tapi apakah ada yang benar-benar merasa bersalah?
Mereka tidak malu terus memintaMu
Padahal segala yang mereka perlukan-
Yang mereka minta atau tidak mereka minta-
Terus Engkau limpahkan kepada mereka
Dan mereka nikmati tanpa mereka syukuri.
Ya Allah ya tuhan kami yang maha pengasih
Kamilah yang lebih pantas melakukan istighosah
Karena kami adalah makhlukMu yang paling kalah
Ya Allah ya Tuhan Yang Maha pemurah
Kami tidak meminta apapun untuk diri kami
Kami sudah puas dengan apa yang Engkau anugrahkan kepada kami
Kami hanya meminta untuk kebaikan khalifahMu
Karena hanya dengan kebaikan mereka
Kami dapat tenang bersujud dan bertasbih kepadamu
Kami memohonkan ampuanan untuk mereka
Terutama untuk mereka yang tidak merasa perlu
Memohon ampunan karena merasa tidak bersalah
Atau tidak merasa malu
Ya Tuhan,
Jangan terus engkau biarkan kalbu mereka
Tertutup noda-noda dosa
Sehingga nafsu menguasai mereka
Dan mengaburkan pandangan jernih mereka
Ya Tuhan,
sadarkanlah mereka akn hakikat kehambaan dan kekhalifahan mereka
agar mereka tetap rendah hati meski berkusa
agar mereka tidak terus asyik hanya dengan diri mereka sendiri
agar nurani mereka tak terkalahkan oleh hawa nafsu dan setan
agar kasih sayang mereka tidak menjadi laknat dan benar-benar menjadi rahmat
bagi alam semesta.
Ataukah Engkau ya Tuhan,
Memang hendak mengganti mereka
Dengan generasi yang lebih beradab?
Amiin.”
KH. Ahmat Musthofa Bisri (Gus Mus)
(Liputan Eksklusif Dari Pertemuan Rahasia Masyarakat Binatang Peduli Alam)
Syahdan
Di suatu malam yang senyap
Ketika melihat rahmat turun menawaekan ampunan
Dan sekalian manusia lelap,
Para binatang dari berbagai etnis dan golongan
Yang masih tersisa si muka bumi ini-
Dari golongan binatang buas, binatang air, unggas
Ternak, serangga, dan segenap binatang melata –
Diam-diam berkumpul dipadang gersang terbuka
Yang dahulu merupakan rimba belantara
Tempat tinggal mereka
Untuk membicarakan nasib mereka
Kaitannya dengan kelakuan dan perlakuan manusia
Yang kedzalimannya semakin meraja rela
Dalam pertemuan akabar masyarakat binatang itu
Semua kelompok menyampaikan keluhan yang sama.
Domba, kambing, buaya, tikus, ular, anjing dan kecoak misalnya
Menyatakan bahwa selain dilalimi
Selama ini nama mereka
Telah dinodai dan digunakan oleh manusia
Dengan semena-mena.
Setelah semua menyampaikan keluhan
Tentang nasib mereka yang semakin sengsara akibat ulah manusia
Dan mengakui disepakati saat ini juga
Mengadukan ihwal mereka kepada tuhan yang Mahakuasa.
Demikianlah;
Onta yang mereka tunjuk memimpin doa
Dengan khusyu’ mulai memanjatkan munjatnya
Dan sekalian binatang mengamininya.
“ya Allah ya Tuhan kami;
Ampunilah kami.
Malam ini kami masih tersisa dan mahluk binatang
Berkumpul menyampaikan
Keluha kami kepadamu-kepada siapa lagi kami mengeluh
Kalau bukan kepadamu-
Dan ampuniolah kami bila kami tergesa-gesa
Menyampaikan munjat kami ini.
Sebelum kaum manusia yang engkau angkat menjadi KhalifahMu
Memergoki dan menghabisi kami, perkenankanlah
Kami menyampaikan jeritan kami.
Iustighosah kami.
Ya Allah Ya tuhan mahamengetahui
Karena engkau, selama ini kami siap mengabdi
Dan rela berkorban untuk manusia.
Tapi manusia atas nama Kholifah dengan sewenang-wenang
Melalimi kami.
Mereka jarah tempat tinggal kami
Atau memorak-porandakannya
Mereka rampok makanan kami
Atau menghancurkannya
Mereka rebut peran kami
Atau menghentikannya
Mereka saingi naluri kami
Mereka santap keturunan kami
Atau memusnahkannya
Mereka rampas kehidupan kami
Sebelum sempat kami nikmati
Engkau beri mereka kekuasaan atas dunia
Namun mereka membiarkan diri mereka dikuasai dunia.
Maka semakin hari
Kelaliman dan keisengan mereka semakin menjadi-jadi
Puji syukur bagiMu Ya Tuhan
Engkau telah menghajar mereka
Melalui tangan-tangan mereka sendiri
Mereka kini panik diantara mereka bahkan menjadi kalap
Dengan bangga mereka saling terkam dan saling basmi
Mencabik-cabik kemanusiaan mereka sendiri
Dan kamipun semakin tidak bisa mengenali mereka
Karena Mereka sudah sama dengan kami
Bahkan dalam banyak hal mereka melebihi kami sendiri
Ya Allah Ya tuhan yang maha adil
Kami akui kadang-kadang kami saling terkam dan memangsa
Namun engkau tahu karena kami terpaksa.
Bukan karena kerakusan atau kebencian
Dianatara kami memang ada yang kejam,
Tetapi kami tidak membakar, menyiksa,
Dan sengaja memusnahkan
Karena kami tahu itu hakMU semata.
Mereka bahkan dengan bernai mebawa-bawa namaMu.
Untuk menghancurkan nilai-nilai ajaranMu yang mulia
Atas namaMU meretas tali persaudaraan
Yang engkau suruh jalin
Atas namaMu mereka mengorbankan kebencian
Yang Engkau benci.
Ya Allah Ya tuhan kami yang maha bijaksana
Kini dikalangan manusia ada yang berdoa
Dan melakukan istighosah
Karena mersa resah
Tapi apakah ada yang benar-benar merasa bersalah?
Mereka tidak malu terus memintaMu
Padahal segala yang mereka perlukan-
Yang mereka minta atau tidak mereka minta-
Terus Engkau limpahkan kepada mereka
Dan mereka nikmati tanpa mereka syukuri.
Ya Allah ya tuhan kami yang maha pengasih
Kamilah yang lebih pantas melakukan istighosah
Karena kami adalah makhlukMu yang paling kalah
Ya Allah ya Tuhan Yang Maha pemurah
Kami tidak meminta apapun untuk diri kami
Kami sudah puas dengan apa yang Engkau anugrahkan kepada kami
Kami hanya meminta untuk kebaikan khalifahMu
Karena hanya dengan kebaikan mereka
Kami dapat tenang bersujud dan bertasbih kepadamu
Kami memohonkan ampuanan untuk mereka
Terutama untuk mereka yang tidak merasa perlu
Memohon ampunan karena merasa tidak bersalah
Atau tidak merasa malu
Ya Tuhan,
Jangan terus engkau biarkan kalbu mereka
Tertutup noda-noda dosa
Sehingga nafsu menguasai mereka
Dan mengaburkan pandangan jernih mereka
Ya Tuhan,
sadarkanlah mereka akn hakikat kehambaan dan kekhalifahan mereka
agar mereka tetap rendah hati meski berkusa
agar mereka tidak terus asyik hanya dengan diri mereka sendiri
agar nurani mereka tak terkalahkan oleh hawa nafsu dan setan
agar kasih sayang mereka tidak menjadi laknat dan benar-benar menjadi rahmat
bagi alam semesta.
Ataukah Engkau ya Tuhan,
Memang hendak mengganti mereka
Dengan generasi yang lebih beradab?
Amiin.”
KH. Ahmat Musthofa Bisri (Gus Mus)
Subscribe to:
Posts (Atom)